







Sinopsis
Buku ini hadir sebagai respon terhadap kebutuhan akan bahan ajar yang bersifat interdisipliner dan kontekstual, yang tidak hanya menjembatani pemahaman ilmiah tentang tumbuhan, tetapi juga memperkenalkan cara pandang masyarakat terhadap alam dalam kerangka budaya, kearifan lokal, dan kehidupan sehari-hari. Etnobotani adalah jembatan antara ilmu dan tradisi, antara laboratorium dan ladang, antara spesies dan makna.
Dengan pendekatan integratif, buku ini mengajak mahasiswa untuk memahami tumbuhan bukan hanya sebagai objek biologis, tetapi juga sebagai entitas bermakna dalam tatanan sosial dan budaya. Mahasiswa Antropologi diajak memahami pentingnya biodiversitas dalam budaya, sementara mahasiswa Biologi didorong untuk mengapresiasi nilai-nilai budaya dan sosial dalam pengelolaan sumber daya hayati.
Materi dalam buku ini mencakup konsep dasar etnobotani, metode penelitian lapangan, sistem klasifikasi lokal, konservasi berbasis komunitas, serta penerapan praktis dalam berbagai konteks—termasuk pengembangan obat tradisional, ketahanan pangan, dan pelestarian pengetahuan lokal. Buku ini juga menyertakan studi kasus dari berbagai wilayah Indonesia, khususnya dari masyarakat adat di Papua, Kalimantan, dan Nusa Tenggara, sebagai cermin kekayaan pengetahuan tradisional bangsa.
Ukuran : 18 x 26
Halaman : 184
Harga : 60,000
ISBN : Proses permohonan ke Perpusnas
